OKU,Keyva News//– Di tengah tantangan ekonomi global dan isu ketahanan pangan yang kian dinamis, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mengambil langkah strategis dengan memperkuat kemandirian pangan di wilayah operasionalnya. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan resmi menginisiasi budidaya tanaman hidroponik bagi warga Kelurahan Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (20/1/2026).

Langkah ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan sebuah transformasi pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas. Dengan metode pertanian modern yang ramah lingkungan, PT Semen Baturaja mengajak warga untuk tetap produktif meski di tengah keterbatasan lahan pemukiman.
Baca Juga :Penyegaran Birokrasi OKU: Bupati Teddy Meilwansyah Lantik 9 Pejabat Pratama dan 6 Kepala Sekolah
Edukasi dan Dukungan Infrastruktur
Dalam pelaksanaannya, warga tidak hanya menerima paket peralatan, tetapi juga transfer pengetahuan secara komprehensif. Dukungan yang disalurkan meliputi:
- Tiga unit instalasi hidroponik siap pakai.
- Ratusan bibit unggul mulai dari selada hijau, cabai keriting, kemangi, pakcoy, hingga caisim.
- Pendampingan teknis oleh praktisi profesional guna memastikan warga menguasai teknik penanaman, perawatan, hingga manajemen pasca-panen.
Membangun Ekosistem “One Stop Empowerment”
Program hidroponik ini menjadi kepingan puzzle yang melengkapi visi pemberdayaan PT Semen Baturaja di Kelurahan Air Gading. Sebelumnya, perusahaan telah sukses meluncurkan RUCIDA (Rumah Cacing Berdaya) dan BATIK (Baturaja Ternak Ikan Kreatif).

Ketiga program ini dirancang untuk saling terintegrasi dalam satu ekosistem ekonomi sirkular. Misalnya, sisa limbah sayuran dari hidroponik dapat dikelola lebih lanjut, sementara keberadaan budidaya ikan dan cacing menciptakan diversifikasi sumber pendapatan bagi warga setempat.
Senior Manager of Corporate Social Responsibility PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Andy Aprizal, dalam keterangannya menjelaskan bahwa keberlanjutan adalah kunci utama dari setiap program CSR yang digulirkan.
“Program budidaya hidroponik ini kami rancang untuk melengkapi program CSR yang telah berjalan sebelumnya. Harapannya, masyarakat Kelurahan Air Gading dapat semakin mandiri, memiliki keterampilan baru, serta mampu memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara optimal sehingga ekonomi keluarga dapat terangkat,” ungkap Andy Aprizal.
Kolaborasi Lintas Generasi: PKK dan Karang Taruna
Salah satu faktor pembeda dalam program ini adalah keterlibatan aktif kelompok masyarakat setempat. PT Semen Baturaja menggandeng ibu-ibu PKK dan pemuda Karang Taruna sebagai motor penggerak utama. Sinergi antara ketelatenan ibu-ibu dalam merawat tanaman dan semangat inovasi para pemuda diharapkan mampu menjamin keberlangsungan operasional kebun hidroponik ini.
Keterlibatan aktif ini juga bertujuan menumbuhkan rasa kepemilikan bersama (collective ownership) atas bantuan yang diberikan. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi aset perusahaan, tetapi menjadi aset berharga milik warga Kelurahan Air Gading yang dapat diwariskan dan dikembangkan secara mandiri di masa depan.
Melalui konsistensi dalam berbagai program pemberdayaan, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk membuktikan bahwa eksistensi industri harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
- Tag: #PTSemenBaturaja #CSR #Hidroponik #OKU #KetahananPangan #KeyvaNews #BaturajaBarat
Tim Redaksi Keyva News












