MAKLUMAT PERLAWANAN: AKTIVIS LINTAS INDONESIA TUNTUT POLRI SERET EKSEKUTOR & DALANG PENYIRAMAN AIR KERAS ANDRE YUNUS!

​"TANGKAP ATAU KAMI GERUDUK!" "Wajah Pelaku Jelas di CCTV, Tunggu Apa Lagi Polri? Keadilan untuk Andre Yunus adalah Harga Mati!" — Antoni Chaniago (Ketua SCW DPC OKU Raya)
​"TANGKAP ATAU KAMI GERUDUK!" "Wajah Pelaku Jelas di CCTV, Tunggu Apa Lagi Polri? Keadilan untuk Andre Yunus adalah Harga Mati!" — Antoni Chaniago (Ketua SCW DPC OKU Raya)

Keyva News.Com/​SUMSEL – Jagat aktivis nasional diguncang oleh aksi teror biadab. Penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andre Yunus, bukan sekadar penganiayaan biasa, melainkan upaya pembunuhan karakter dan fisik yang terencana secara sistematis untuk membungkam suara kritis rakyat._Senin 16 Maret 2026.

​"TANGKAP ATAU KAMI GERUDUK!" "Wajah Pelaku Jelas di CCTV, Tunggu Apa Lagi Polri? Keadilan untuk Andre Yunus adalah Harga Mati!" — Antoni Chaniago (Ketua SCW DPC OKU Raya)
​”TANGKAP ATAU KAMI GERUDUK!”
“Wajah Pelaku Jelas di CCTV, Tunggu Apa Lagi Polri? Keadilan untuk Andre Yunus adalah Harga Mati!”
— Antoni Chaniago (Ketua SCW DPC OKU Raya)

Korwil Sriwijaya Corruption Watch (SCW) OKU Raya, Antoni Chaniago, bersama gerbong Aktivis Lintas Indonesia, mengeluarkan pernyataan sikap paling tajam & tegas dan menuntut tanggung jawab penuh dari institusi Polri melalui bapak kapolri


 

 

Berdasarkan bukti otentik rekaman CCTV yang telah tersebar luas (Sumber Media Onlain Nasional)  aksi ini dilakukan dengan skenario matang:

​"TANGKAP ATAU KAMI GERUDUK!" "Wajah Pelaku Jelas di CCTV, Tunggu Apa Lagi Polri?
​”TANGKAP ATAU KAMI GERUDUK!”
“Wajah Pelaku Jelas di CCTV, Tunggu Apa Lagi Polri?

Eksekusi Pengecut: Dua orang pelaku menggunakan motor matic hitam membuntuti korban. Pelaku yang dibonceng terlihat jelas tanpa helm, mengenakan baju biru dan penutup kepala, menyiramkan zat kimia berbahaya (air keras) yang melukai wajah dan tubuh korban.

Identitas Terang Benderang: Wajah pelaku telah terekam jelas secara visual. Kegagalan Polri dalam menangkap pelaku dalam waktu singkat akan dipandang sebagai bentuk pembiaran terhadap kejahatan kemanusiaan.

Baca juga :  SKANDAL BBM SUBSIDI: Ratusan Truk PT Semen Baturaja Diduga "Rampok" Hak Rakyat, Negara Rugi Miliaran!

KONSTRUKSI HUKUM: JERAT PASAL PEMBUNUHAN BERENCANA!
​Antoni Chaniago korwil Sriwijaya coruption watch SCW menegaskan bahwa aparat tidak boleh bermain-main dengan konstruksi hukum kasus ini. Kami menuntut penggunaan pasal berlapis:

​Pasal 355 KUHP: Penganiayaan berat dengan perencanaan terlebih dahulu.

​Pasal 340 Jo Pasal 53 KUHP: Percobaan pembunuhan berencana. Penggunaan air keras adalah bukti niat jahat (mens rea) untuk menghabisi atau mencacati korban secara permanen.

​Pelanggaran Hak Sipil: Serangan ini adalah bentuk intimidasi terhadap kebebasan berpendapat yang dilindungi UU No. 12 Tahun 2005.

TUNTUTAN MATI AKTIVIS LINTAS INDONESIA KEPADA KAPOLRI
​Antoni Chaniago menekankan poin-poin tuntutan yang bersifat mengikat dan tidak bisa ditawar:
​Tangkap Tanpa Alasan: Kami menuntut Polri segera meringkus eksekutor yang wajahnya sudah terpampang nyata di ruang publik. Setiap detik keterlambatan adalah bukti lemahnya penegakan hukum terhadap pelaku teror.

Baca juga :  ERWANSYAH RESMI LAPORKAN KETUA KUD MITRA SARI/ MITRA SEJAHTERA MITRA OGAN KE SPKT BARESKRIM POLRI DI DAMPINGI SCW KORWIL OKU

Bongkar Aktor Intelektual: Jangan hanya menangkap “boneka” Di lapangan. Kami menuntut otak pelaku—siapa yang memesan dan mendanai aksi penyiraman ini—untuk diseret ke pengadilan!

​Audit Investigasi Kasus: Polri harus mengusut apakah teror ini berkaitan dengan kasus korupsi besar atau isu kemanusiaan sensitif yang sedang dikawal oleh Andre Yunus.

Baca Juga :LSM CCN Laporkan 21 Permasalahan di Sumatera Selatan ke Kejaksaan Agung RI

ULTIMATUM PERLAWANAN: JALANAN ADALAH PENGADILAN TERAKHIR!
​Antoni Chaniago memperingatkan dengan nada yang sangat menekan bahwa solidaritas aktivis tidak akan bisa dibendung oleh janji-janji manis.
​”Bukti sudah di tangan, wajah pelaku sudah menjadi konsumsi publik! Jika Polri masih berdalih dan lamban dalam bertindak, maka jangan salahkan kami jika Ribuan Massa Aktivis Lintas Sumatera akan bergerak serentak.

Rancana Kami akan turun aksi MABES POLRI di Jakarta! Kami akan menjemput keadilan di jalanan jika hukum di kantor polisi telah mati!” tegas Antoni scw dengan suara menggelegar.

Baca juga :  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Sikap Kami Satu: Darah rekan kami mahal harganya. Tidak ada kata damai, tidak ada kata maaf. Tangkap atau kami yang bergerak!

Red Tim Redaksi Keya News Sumsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *